Home Berita Seni Pelatihan Dasar Teater, Tari dan Musik

Pelatihan Dasar Teater, Tari dan Musik

616
0
SHARE

Karakter sebuah bangsa tercermin dari karakter masyarakat yang hidup pada bangsa itu sendiri. Terciptanya karakter bangsa yang baik akan tergantung pada proses pembangunan karakter masyarakatnya. Dimikian pula karakter masyarakat akan baik apabila pembangunan karakter pada setiap individunya baik.

Menimbang permasalah tersebut tampaknya pembangunan karekter menjandi bagian terpenting dalam membentuk pencitraan seseorang. Pembangunan karakter seseorang akan berbuah lebih baik apabila dilakukan sejak usia dini (usia keemasan), di usia belum banyak terkontaminasi oleh pengaruh lingkungan yang bersifat negatif.

Nyatanya pembangunan karakter tidak cukup sampai di usia keemasan saja. Pembangunan karakter mesti dilakukan sepanjang hayat dikandung badan. Hal ini perlu mengingat karakter seseorang senantiasa dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam diri manusia itu sendiri maupun pengaruh sosial yang terkadang sulit dihindari. Jika tidak dijaga keseimbangannya maka disadari atau tidak disadari karakter seseorang bisa berubah dari yang semestinya. Disinilah diperlukan usaha-usaha yang signifikan dalam pemeliharaan dan pembangunannya, sehingga keutuhan karakter seseorang, masyarakat atau sebuah bangsa dapat terjaga dengan baik.

Pendidikan yang baik adalah modal utama dalam pembentukan karakter seseorang, karena dengan pendidikan yang baik itu seseorang bisa memahami, memilih dan memilah apa yang semestinya dilakukan. Lantas bagaimana caranya mendapat pendidikan yang baik? Ini adalah tugas kita bersama sebagi mahluh sosial untuk terus bahu membahu bersama dengan pemerintah. Tentu saja banyak cara seseorang atau masyarakat untuk mendapatkan pendidikan, baik lewat pendidikan informal ataupun nonformal.

Apabila kita analisa lebih dalam lagi, seni budaya lokal seperti Teater Tradisional Longser besar sekali manfaatnya bagi peningkatan penguasaan skill, keaksaraan, pembangunan kepribadian dan kecerdasan masyarakat (pelakunya). Mengembangkan Longser berarti kita mengembangkan multi talenta di bidang kesenian, karena Longser memuat berbagai jenis kesenian lokal yang tumbuh di masyarakat termasuk penguasaan keaksaraan. Pertunjukan seni Longser merupakan ramuan dari seni musik tradisional, seni tari tradisional, seni akting, seni lawak, seni suara (bernyanyi), seni tutur (bercerita) dan seni rupa. Sedangkan bagi pembambangunan kepribadian, seni Longser mampu mendorong seseorang (pelakunya) untuk berani tampil, percaya diri,  dan bertutur kata dengan baik di hadapan umum.

Aktor Longser dituntut merangkai cerita dan penguasan bahasa secara spontan, besar sekali manfaatnya bagi peningkatan penguasaan public speaking. Berlatih akting Longser adalah berlatih mengolah imajinasi, mengolah emosi, mengolah tubuh dan menyerap ilmu pengtahuan yang hasilnya bukan semata untuk mencetak seseorang menjadi pelaku seni, namung dari pengolahan itu secara tidak langsung telah merangsang Kecerdasan Majemuk seseorang yang menjadi landasan pembangunan karakter.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here